Budaya Wayang Orang yang Menjadi Objek Wisata Kesenian Tradisional di Surakarta

Kab. Surakarta : Kabupaten Surakarta lekat hubungannya dengan sejarah di Jawa Tengah. Keadaan dan penginggalan sejarah jaman dulu masih terpelihara di sini. Kesenia, bangunan, budaya, dan sebagainya masih dipelihara dan dilestarikan untuk mengingatkan generasi sekarang akan sejarah Jawa Tengah ini. Salah satu bentuk seni budaya yang masih terus dilestarikan di daerah kota Surakarta adalah pertunjukan wayang orang Sriwedari.

Wayang Orang Sriwedari Kota Surakarta adalah bentuk seni pertunjukan traditional Jawa yang diperankan oleh para pemain yang sangat piawai memainkan berbagai tokoh cerita. Menyajikan Cerita wayang berdasarkan kisah Mahabarata dan Ramayana yang mengandung pesan Moral dan tertanam dalam jiwa masyarakat local. Dengan setting panggung yang eksotis kita akan menikmati suasana pertunjukan yang unik, seakan membawa kita kembali ke zaman dulu.

Artikel Rekomendasi :   Kampung Batik Semarang, Bangkitkan Kembali Batik Semarangan

Pertunjukan wayang orang ini tetap dilestarikan untuk memberikan suguhan budaya dalam objek wisata yang ada di Surakarta. Hal ini menjadi daya tarik tersediri bagi pengunjung untuk menyaksikan pagelaran wayang orang yang memang sudah sangat jarang dijumpai di daerah-daerah lain di Jawa Tengah.

Perlu adanya dukungan untuk peningkatan pagelaran ini dalam mencapai tujuan dalam memajukan potensi wisata dalam wujud seni dan budaya di Jawa Tengah.

Wayang Orang Sriwedari berada di kompleks Taman Hiburan Sriwedari, Jl. Slamet Riyadi 275 Surakarta. Jam pertunjukan: Setiap Hari (Pukul 20.00-23.00), Hari Minggu tutup. Tiket masuk : Rp. 3000,-

 

Sumber : visistjateng.com

Juri Setyanto

Saya adalah seorang blogger yang senang menulis berbagai macam artikel. Saya menjadi kontributor resmi PotensiJateng.com sejak tahun 2011 sampai dengan sekarang. Semoga website PotensiJateng.com semakin berkembang dan dapat meningkatkan daya kenal masyarakat terhadap Potensi Jawa Tengah.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.