Wayang Golek Cepak Tegalan, Pementasan Berpetuah

Kab. Tegal –┬áKabupaten Tegal tidak hanya dikenal sebagai daerah yang memiliki banyak destinasi wisata dan kuliner, tapi juga memiliki kebudayaan yang kental dan mendarah daging di hati masyarakatnya. Salah satu kebudayaan yang ada di Kabupaten Tegal adalah wayang golek cepak tegalan.

Selama ini tentu kita mengira bahwa wayang golek hanya ada di Jawa Barat. Tetapi ternyata Kabupaten Tegal juga memiliki wayang sejenis itu dan menjadi salah satu budaya kabupaten Tegal yang tetap dilestarikan.

Sepintas wayang golek asal Tegal ini memiliki bentuk yang mirip dengan wayang golek lainnya seperti Cepot, Unyil, Usro dan lain-lain.

Namun karakter wayang golek cepak tegalan lebih terkesan unik dan bentuk kepalanya yang datar. Untuk asal mulanya wayang sebenarnya masih belum jelas, namun tiap daerah memiliki ciri khasnya masing-masing.

Artikel Rekomendasi :   Warisan Seni Batik di Kampung Batik Kauman Solo

Wayang Golek Cepak Tegalan, Sebuah Pementasan Penuh Petuah

Dalang kondang yang sangat lihai memainkan wayang golek ini adalah Ki Enthus Susmono yang tak lain adalah Bupati Tegal. Yang unik dari pementasan wayang golek cepak tegalan ini adalah cara penyampaian pesan moral yang sangat mengena. Model penyampaian menggunakan gaya bahasa yang mudah diterima oleh semua kalangan, terutama anak muda.

Selain itu, penggunaan kata yang disampaikan oleh dalang sering membuat penonton terpingkal-pingkal saat menonton pementasan wayang golek khas Tegal ini. Maka tak heran disetiap pementasan golek cepak tegalan selalu banjir apresiasi dari masyarakat Kabupaten Tegal dari berbagai kalangan.

 

Karakter Khas Wayang Golek Cepak Tegalan

Ternyata wayang golek cepak tegalan juga sudah menjadi ikon yang sulit dipisahkan dari Kabupaten Tegal. Dua karakter yang dijadikan ikon Kabupaten Tegal adalah Lupit dan Slentheng. Dua karakter tersebut merupakan lakon yang sering dibawakan oleh Ki Enthus saat melangsungkan pagelaran.

Artikel Rekomendasi :   Sauto, Kuliner Khas Tegal Dengan Cita Rasa Unik

Jadi tak heran banyak spot di pinggir jalan yang menampilkan wayang golek cepak bernama Lupis dan Slentheng. Makna dari dua lakon wayang golek tersebut adalah Lupis dan Slentheng. Karakter Lupis menggambarkan karakter pemimpin yang tegas dan berfikiran cendas. Sedangkan Slentheng merupakan orang yang dekat dan selalu memberi nasehat pada pemimpinnya.

karakter wayang golek cepak tegalan

Pementasan wayang golek cepak tegalan biasanya diadakan ketika ada peringatan hari besar. Pementasan yang disebut juga sebagai Wayang Santri ini biasanya ditampilkan di Kabupaten Tegal. Tetapi tidak jarang juga pemetasannya disewa daerah disekitar Tegal bahkan sampai Ibu Kota.

Bagi kamu yang ingin menonton wayang golek cepak tegalan silahkan datang disetiap peringatan hari besar. Misalkan saja hari Kemerdekaan, hari Ulang Tahun Kota Tegal, dan lain-lain. Kalian juga bisa menikmati beberapa makanan khas Tegal sambil menikmati pementasan ini.

Artikel Rekomendasi :   Bangkitkan Kesenian Tayub Lewat Lomba Tayub Se-Jawa Tengah di Grobogan

Demikian informasi tentang Wayang Golek Cepak Tegalan yang dapat kami berikan. Semoga dapat menambah wawasan dan hiburan untuk kalian.

Annesha Zain

Saya adalah salah satu konstributor Potensijateng.com yang kini sedang menempuh pendidikan S1 Biologi di Universitas Jendral Soedirman Purwokerto Jawa Tengah. Saya memiliki dedikasi tinggi untuk menulis artikel tentang daerah kelahiran saya, Kabupaten Tegal. Semoga apa yang saya tulis disini dapat memberikan manfaat untuk pembaca semua.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.