Prosesi Budaya dan Grebeg Gethuk di Peringatan Hari Jadi Kota Magelang

perebutan gunungan gethuk magelangKab. Magelang : Bulan April nanti, kemeriahan tahunan di kota Magelang akan hadir kembali. Peringatan Hari Jadi Kota Magelang yang ke-1107 akan menyuguhkan prosesi budaya yang menarik dan satu acara yang dinanti oleh masyarakat Magelang dan sekitarnya, yaitu Grebek Gethuk. Rangkaian kegiatan ini akan berlangsung selama bulan April 2013. DImulai dari Rally Mobil Kuno Pamerean Magelang Tempo Doeloe yang berlansung selama bulan April 2013. Kemudian dilanjutkan dengan upacara Hari Jadi Kota Magelang pada tanggal 11 April 2013. Setelah upacara, acara dilanjutkan dengan kegiatan iring-iringan Gunungan Gethuk dan Hasil Bumi.

Acara ini merupakan agenda tahunan dari pemerintah kabupaten Magelang. Di samping untuk memperingati hari jadi Kota Magelang, acara ini juga ditujukan untuk tetap melestarikan budaya di Magelang yang dicerminkan lewat prosesi peringatan hari jadi Kota Magelang. Selain itu, salah satu acara yang menjadi daya tarik tersendiri dari rangkaian acara peringatan hari jadi Kota Magelang, Grebeg Gethuk, merupakan acara yang paling ditunggu oleh semua masyarakat. Acara yang merupakan ungkapan rasa syukur atas semua hasil yang diperoleh tersebut didedikasikan untuk kebersamaan dan berbagai antar masyarakat tanpa memandang perbedaan.

Prosesi Budaya dan Grebeg Getuk

Acara Prosesi Budaya dan Grebeg Gethuk diawali dengan Upacara Peringatan Hari Jadi Kota Magelang yang dilaksanakan di Alon-Alon Kota Magelang. Uniknya lagi, upacara tersebut dilakukan dengan menggunakan komunikasi Bahasa Jawa. Selain menggunakan Bahasa Jawa, perlengkapan busana dan prasarana yang dipakai dalam upacara tersebut kental sekali dengan nuansa kebudayaan Jawa. Pakaian seperti yang dikenakan pada jaman kerajaan dipakai oleh para peserta upacara.

Artikel Rekomendasi :   "Kota Ukir", Citra yang Melekat pada Kabupaten Jepara

Dalam upacara tersebut disuguhkan beberapa pertujukan budaya dari Magelang seperti pertunjukan Tari Kuntulan Pendekar Tidar, Pementasan Sendratari Kolosan “Dumadhine Kutha Magelang”, Arak-Arak Gunungan Gethuk Jaler dan Putri yang kemudian diperebutkan oleh masyarakat yang berada disana.

Gunungan Gethuk yang merupakan prosesi yang paling ditunggu di-arak dari halaman Masjud Agung Magelang menuju tengah-tengah arena upacara di Alon-Alon Magelang. Gunungan Gethuk yang memiliki berat mencapai 159 Kg masing-masing (gunungan jaler dan gunungan putri) tersebut diangkat ramai-ramai oleh para petugas yang sudah memakai busana bak prajurit kerajaan jaman dulu.

Prosesi Budaya dan Grebeg Getuk

Setelah sampai di arena Upacara, gunungan tersebut dikerumuni oleh masyarakat untuk memperebutkan isi kedua gunungan tersebut. Kemeriahan yang mencapai puncaknya tersebut tidak dapat dihindari oleh siapapun. Semua orang larut dalam kegembiraan tanpa menghiraukan perbedaan di antara mereka. Bersatu dengan tujuan kedua gunungan tersebut.

Prosesi Budaya dan Grebeg Getuk

Kemeriahan akan prosesi tersebut menjadi salah satu agenda Visit Jawa Tengah 2013 yang dimotori oleh pemerintah Jawa Tengah. Semoga agenda tersebut dapat terus dilestarikan untuk meningkatkan potensi wisata budaya yang menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Sumber : visitjawatengah.com ; fahmianhar.wordpress.com

Juri Setyanto

Saya adalah seorang blogger yang senang menulis berbagai macam artikel. Saya menjadi kontributor resmi PotensiJateng.com sejak tahun 2011 sampai dengan sekarang. Semoga website PotensiJateng.com semakin berkembang dan dapat meningkatkan daya kenal masyarakat terhadap Potensi Jawa Tengah.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.