Mari Menapakkan Jejak Di Hutan Mangrove Karimun Jawa

Hutan Mangrove KarimunjawaKab. Jepara: Mendengar kata Karimun Jawa, sudah lekat bayangannya dengan keindahan alam tempat Wisata di Jawa Tengah, terutama alam bawah lautnya. Karimun Jawa sudah menjadi kawasan taman nasional yang sudah dikenal oleh para penikmat wisata alam di Indonesia maupun Luar Negeri. Kegiatan menyelam dan menikmati keindahan bawah laut dan terumbu karang sangat terkenal dan digemari di Karimun Jawa sebagai tempat wisat di Jawa Tengah. Tetapi tidak ada salahnya jika berlibur ke Karimun Jawa juga menikmati keindahan alamnya yang lain. Salah satunya yang menarik di sana adalah keberadaan wisata penelusuran Hutan Mangrove Karimun Jawa.

Mendengan kata hutan, orang pasti akan merasa mereka akan menemukan keindahaan hutan air tawar yang lebat dan rimbun, dihuni oleh banyak hewan dan lain-lainnya. Tetapi jika mendengar kata hutan mangrove apa yang Anda pikirkan?. Sepertinya susah muncul bayangan itu di benak pikiran. Mangrove yang dikenal tumbuh di daerah asin (tepian laut) sekarang dibuat hutan. Bagaimana itu terjadi?. Iya, memang ada dan terjadi di Kawasan Wisata Karimun Jawa.

Artikel Rekomendasi :   Sambut Keramaian Parade Seni Budaya dan Pawai Ogoh-Ogoh di Semarang

Mangrove adalah salah satu jenis tumbuhan yang mampu hidup di tanah dengan kadar garam ekstrem. Mangrove biasanya dipakai untuk menahan dan menanggulangi erosi aur laut di daereah pesisir. Dengan alasan it pula, pengembangan hutan mangrove di Karimunjawa dilakukan. Dengan konsep yang menarik, hutan mangrove yang dikembangkan justru dapat menarik pengunjung untuk menelusurinya. Tidak kalah dengan hutan pada umumnya, hutan mangrove karimunjawa juga menyuguhkan keindahan dan kesejukan di sela-sela panasnya daerah pesisir.

Hutan mangrove Karimun Jawa memiliki panjang sekitar 2 KM yang dilengkapi dengan berbagai jenis tanaman mangrove, dari yang umum sampai yang langka. Luas hutan mangrove yang sudah dikelola mencapai 10,5 KM. Mangorve yang menghuni kawasan hutan mangrove Karimun Jawa ada sekitar 45 spesies yang terbagi atas 25 family.

Artikel Rekomendasi :   Owabong Menjadi Ikon Wisata Air Terbesar di Jawa Tengah

Mangrove di kawasan Hutan Mangrove Karimun Jawa tumbuh sangat subur dan menghijau. Dihiasi dengan bunga-bunga yang muncul di tangkai-tangkai pohon mangrove menambah keindahan di sela-sela lebatnya tamanan mangrove. Pengunjung dapat menelusuri penjelajahan dengan cara mengikuti jembatan buatan yang menelusup di sela-sela pohon mangrove yang tumbuh lebat.

Lokasi dan Harga Tiket Hutan Mangrove Karimunjawa

Lokasi hutan mangrove tidak jauh dari dermaga, yaitu sekitar 2 KM yang dapat ditempuh dengan sepeda motor dengan mudah. Trek penjelajahan hutan mangreove Karimunjawa mulai dibuka mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB. Harta tiket masuk sangat terjangkau, yaitu Rp2.500,- per orang utnuk wisatawan lokal dan Rp20.000,- untuk wisatawan mancanegara. Tempat pembelian tiket berada di pintu gerbang kawasan hutan mangrove Karimun Jawa.

Artikel Rekomendasi :   Destinasi Liburan Air Terjun Grojogan Sewu Tawangmangu

Wisata Karimun Jawa ini menjadi salah satu tempat wisata di Jawa Tengah yang memberikan alternatif wisata murah bagi semua pengunjung. Paket wisata yang ditawarkan oleh Hutan Mengrove Karimun Jawa memberikan kesempatan kita untuk enyatu dengan alam di Karimun Jawa.

Sebagai saran, sebaiknya pada saat musim kemarau saja anda berkunjung ke kawasan huran mangrove Karimunjawa, karena jika pad musim penghujan kebereadaan nyamuk yang mengganggu dapat mengganggu kenyamanan anda dalam menikmati keindahan Hutan Mangrove Karimunjawa.

Sumber: misterje.blogspot.com

Juri Setyanto

Saya adalah seorang blogger yang senang menulis berbagai macam artikel. Saya menjadi kontributor resmi PotensiJateng.com sejak tahun 2011 sampai dengan sekarang. Semoga website PotensiJateng.com semakin berkembang dan dapat meningkatkan daya kenal masyarakat terhadap Potensi Jawa Tengah.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.