Kerupuk Tengiri Rembang Cap Lumba-Lumba

Kab. Rembang : Kabupaten Rembang memiliki letak geografis yang berbatas langsung dengan laut, sehingga menjadi salah satu daerah di Jawa Tengah sebagai penghasil prikanan dan hasil laut yang melimpah. Berbagai pengembangan di sektor perikanan dan kelautan pun selalu dimajukan untuk mendorong ekonomi masyarakat Rembang. Dalam memanfaatkan hasil potensi yang dimiliki oleh wilayah ini, beberapa masyarakat mengembang bentuk usaha industri rumah tangga dengan memanfaat hasil alam yang ada di sana. Salah satu hasil produk industri rumah tangga yang populer adalah Kerupuk Tengiri Cap Lumba-Lumba.

Dari informasi yang kami terima, dalam sehari dibutuhkan sekitar 50 hingga 75 kg ikan tengiri dan juga udang sebagai bahan dasarnya. Jumlah tersebut bisa kurang dan juga lebih, tergantung dari pendapatan para nelayan sekitar. Karena biasanya mereka memasok ikan langsung dari para nelayan yang sudah menjadi langganan, sehingga bahan ikan maupun udangnya bisa dipastikan yang masih segar-segar agar kualitas kerupuknya terjaga. Meskipun terbilang berproduksi setiap hari, namun terkadang mereka juga tidak memproduksi kalau cuaca sedang mendung atau musim hujan. Karena proses pembuatannya masih semi tradisional dan menggunakan cahaya matahari langsung untuk mengeringkan krupuknya, biasanya proses pengeringan berlangsung selama ±2 hari kemudian selanjutnya diproses untuk pengemasan.

Artikel Rekomendasi :   Jenang Kudus "Mubarok" di Pusat Oleh-Oleh Sinar 33

Dalam pengemasannya dibagi ke dalam beberapa macam kemasan, ada kemasan Super Spesial, Spesial, Super “Emas”, Top “ Kuning” dan masih ada beberapa macam lagi, baik untuk kerupuk tengiri maupun kerupuk udang yang kesemuanya dijual dalam kemasan bungkus dan kilogram. Sedangkan untuk harganya juga bervariasi, mulai  dari 6ribu rupiah per bungkus hingga 72ribu rupiah per kilonya. Waktu itu kami membeli kerupuk yang Super Spesial dengan harga 72ribu untuk satu kilonya. Biasanya disana disediakan tester kerupuk yang digoreng menggunakan pasir, tapi sayangnya waktu itu sudah kehabisan. Dan akhirnya kami mencobanya setelah kembali ke rumah, rasanya memang berbeda dengan kerupuk ikan tengiri yang pernah Saya coba, rasa ikannya lebih berasa. Meskipun kerupuk ini bisa langsung digoreng, tapi sebaiknya dijemur terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Kalau sedang berada di kota Rembang, kita bisa singgah ke kios Kerupuk Cap Lumba-Lumba yang berlokasi di Jalan Dr. Wahidin No. 6, Rembang mulai dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore hari.

Artikel Rekomendasi :   Nasi Jagung dan Botok Yuyu Khas Purwodadi Grobogan

 

Detail :

Oleh2 Khas: Kerupuk Tengiri (Rp. 8.500 – Rp. 72.000)

Jam Buka: 08.00 – 17.00

Alamat Lokasi: Jl. Dr. Wahidin No. 6, Rembang Telp. 0295-691187    

 

Sumber : wisatakuliner.com 

Juri Setyanto

Saya adalah seorang blogger yang senang menulis berbagai macam artikel. Saya menjadi kontributor resmi PotensiJateng.com sejak tahun 2011 sampai dengan sekarang. Semoga website PotensiJateng.com semakin berkembang dan dapat meningkatkan daya kenal masyarakat terhadap Potensi Jawa Tengah.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.